Artikel Lainnya

Android NDK r3 Dukung OpenGL ES 2.0
Menyusul Android Software Development Kit (SDK) 2.1, kini dirilis Android Native Development Kit (NDK) r3 sebagai penerus versi 1.6 dan dapat...Baca selebihnya...
LTSP 5.2 Rilis Serentak LDM 2.1 dan LTSPfs 0.6
Proyek LTSP (Linux Terminal Server Project) merilis serentak versi LTSP 5.2,  LDM (LTSP Display Manager) 2.1 dan LTSPfs 0.6. Menurut pengembangnya,...Baca selebihnya...
Apache: 15 Tahun Server HTTP
Komunitas "Apache HTTP Server" merajakan hari jadi mesin penggerak server web yang paling berpengaruh terhadap kontribusi pesatnya perkembangan www...Baca selebihnya...
PC-BSD 8.0 Telah Rilis
Pengembang PC-BSD telah merilis versi 8.0 (Hubble Edition), yaitu sebuah sistem operasi desktop baru yang menggunakan FreeBSD 8 sebagai basis...Baca selebihnya...
Editor Pengembang Web: Bluefish 2.0
Bluefish adalah sebuah editor pintar untuk text 'source' dalam pengembangan website. Baru saja merilis versi 2.0, setelah ia menjalani 16 kali proses...Baca selebihnya...
INAICTA 2010: "Membangun Kreativitas Digital untuk Kemakmuran Bangsa"
Seperti tahun sebelumnya, Indonesia Information and Communication Technology Award (INAICTA) 2010 kembali di luncurkan dan mendapat dukungan...Baca selebihnya...
Upaya Lobi Pojokkan Open Source
Organisasi pelobi IIPA (International Intellectual Property Alliance) asal USA, yang memantau dan berurusan dengan HaKI (Hak atas Kekayaan...Baca selebihnya...
Lomba Promosikan Linux Berhadiah
Kembali Linux Foundation (LF) menggelar kompetisi membuat Video "We're Linux" mempromosikan Linux dengan tema "The Linux Super Bowl Ad".  Di tingkat...Baca selebihnya...
Aktivis OSS Tinggalkan Novell
Community Manager untuk distribusi OpenSuse Joe ¨Zonker¨ Brockmeier tidak lagi bekerja untuk Novell. Kepergian Zonker mulai bulan Pebruari 2010...Baca selebihnya...
Kursus Linux Langsung Dari Sumbernya
Linux Foundation Tayangkan Webinar Bebas Biaya. Mulai bulan Maret mendatang, yayasan Linux Fundation menjadwalkan serangkaian kursus jarak jauh...Baca selebihnya...
Personas: Firefox 3.6 Tampil Beda
Komunitas pengembang Mozilla telah meluncurkan versi final dari browser Firefox 3.6 setelah menjalani duakali masa pengujian sebagai calon rilis...Baca selebihnya...
The OpenDisc: Aplikasi FOSS di Windows
Diantara ratusan ribu proyek sumber terbuka piranti lunak yang lazimnya disebut Free Open Source Software (FOSS), proyek sistim operasi Linux...Baca selebihnya...
AOSA: ClearOS 5.1 Siap Gantikan Windows SBS
ClearOS, nama baru dan penerus dari ClarkConnect yang telah lama dikenal sebagai server untuk usah kecil dan menengah ini, baru saja merilis ClearOS...Baca selebihnya...
BlindAid: Peta Digital Bantu Tunanetra
Sebuah peta khusus yang dikembangkan Universitas MIT (Massachusetts Institute of Technology) membantu tunanetra dan mereka yang mengalami gangguan...Baca selebihnya...
PostBooks: Solusi Pembukuan, ERP dan CRM
PostBooks sebagai sebuah Aplikasi Open Source Alternatif (AOSA) menyediakan solusi total dengan modul-modul untuk mengelola bisnis termasuk pembukuan...Baca selebihnya...
InfoLINUX 2010-03
Bahasan InfoLINUX edisi bulan Maret 2010 adalah tentang SMS Interaktif, yaitu tip membuat layanan interaktif berbasis SMS memanfaatkan aplikasi SMS...Baca selebihnya...
Dokumentasi OpenQRM 4.6
Sebuah dokumentasi teknis yang lengkap dan cukup rinci membahas openQRM telah diterbitkan pengembangnya atas sponsor dari vendor openQRM-Enterprise....Baca selebihnya...
InfoLINUX 2010-02
InfoLINUX edisi kedua tahun 2010 memfokuskan bahasannya tentang distro berlogo kadal ijo: openSUSE 12.2 yang telah hadir sejak 12 Nopember 2009....Baca selebihnya...
GIMP Tutorial Bebas (pdf)
GIMP merupakan akronim dari GNU Image Manipulation Program adalah software bebas FOSS yang memiliki kemapuan untuk memanipulasi atau memroses gambar...Baca selebihnya...
InfoLINUX 2010-01
Mengawali dekade baru, InfoLINUX terbitan bulan Januari 2010 mengangkat distro paling popular versi terakhir Ubuntu 9.10 Karmic Koala sebagai topik...Baca selebihnya...
Ubuntu Dengan Gaya Baru
Sejak edisi perdana keberadaan Ubuntu yaitu versi 4.10 (Warty Warthog) yang dirilis di bulan Oktober 2004, desktop Ubuntu dikenal masyarakat luas...Baca selebihnya...
Barbie Jadi Pakar Komputer
Gadis gadis cilik tidak lama lagi bisa bermain boneka Barbie dengan komputer jinjing berwarna pink mengenakan head-set bluetooth dikepala. Nantinya...Baca selebihnya...
Ultimate Edition 2.3 Gamers Berbasis Ubuntu Jaunty
TheeMahn, pengembang distribusi Ultimate Edition berbasis Ubuntu baru saja merilis edisi Gamers untuk versi 2.3 (Ubuntu 9.04 Jaunty) memuat segudang...Baca selebihnya...
Smartphone Desktop Linux N900
Nokia baru saja meluncurkan Smartphone N900 menggunakan sistem operasi Linux sebagai basis menggantikan model sebelumnya N810. Berbeda dengan tablet...Baca selebihnya...
Supreme SuperGamer: Main Games Sepuasnya di Linux
Salah satu mitos lama yang tidak berlaku lagi di Linux adalah kemampuan bermain 'Games'. Saat ini jumlah game yang secara organik jalan di Linux...Baca selebihnya...
Home Business Pasar Gartner: Open Source Merambah Kemana-mana
Gartner: Open Source Merambah Kemana-mana PDF Cetak
Rabu, 19 November 2008 17:35

Menurut peneliti pasar prominen Gartner, sekitar 85 persen perusahan telah menggunakan Open Source. Sisanya 15 persen dipastikan mengikuti jejak mayoritas perusahan lainnya akan mengadopsi Open Source. Laporan Gartner tersebut, seperti banyak dikutip media Internet dibuat berdasarkan jajak pendapat pada musim panas tahun ini terhadap 274 perusahan dari berbagai sektor di benua Amerika utara, Eropa dan Pasifik.

Alasan terbanyak yang disebutkan atas penggunaan Open Source adalah biaya yang lebih rendah, termasuk reduksi biaya pengembanganya termasuk kemudahan dalam hal memulai sebuah proyek TI baru. Alasan lain yang acap disebutkan adalah ke-tidak-tergantungan terhadap vendor tertentu dan proses pengembangan yang lebih cepat.

Solusi bisnis proses Open Source yang paling banyak diterapkan menurut laporan itu adalah CRM, kemudian integrasi aplikasi bisnis, bidang keuangan dan administrasi, kemudian analisa bisnis.

Masalah terbanyak yang dihadapi saat menerapkan Open Source disebutkan oleh sekitar 70 persen dari responden adalah karena belum memiliki standar yang merujuk pada penggunaan produk Open Source.

Baca sumber informasi selengkapnya