OpenSource News

Kursus Linux Langsung Dari Sumbernya
Linux Foundation Tayangkan Webinar Bebas Biaya. Mulai bulan Maret mendatang, yayasan Linux Fundation menjadwalkan serangkaian kursus jarak jauh...Baca selebihnya...
HTML 5: Microsoft Tidak Mau Ketinggalan
Pimpro dari tim pengembang Internet Explorer Adrian Bateman ingin ikut bicara dalam diskusi penentuan standar baru HTML 5. Hal itu ditegaskan dalam...Baca selebihnya...
Palm Bebaskan Mojo SDK
Baru-baru ini kit pengembangan sistem (SDK) Mojo bocor, dan ia beredar secara tidak resmi di kalangan pengembang aplikasi sistem operasi webOS untuk...Baca selebihnya...
Bebas dan Tetap Bermanfaat: FreeDOS 15 Tahun
Pada tanggal 28 Juni baru lalu, FreeDOS merayakan ulang tahunnya yang ke 15. Inisiasi untuk membuat alternatif sumber terbuka dari DOS diawali pada...Baca selebihnya...
Proyek Pembuatan Driver Linux Berhasil
Sekitar dua setengah tahun sejak keberadaan proyek Linux Driver, pengembang kernel dan pimpro proyek Greg Kroah-Hartman yang bekerja fulltime untuk...Baca selebihnya...
Mark: Ada Apa Dengan Ubuntu?
Beberapa penafsiran seputar rencana Ubuntu kedepan perlu ditanggapi langsung oleh pendirinya Mark Shutteleworth. Dalam sebuah wawancara dengan...Baca selebihnya...
Upaya Peremajaan Open Source Initiative (OSI)
Dibalik seksesnya keberadaan Open Source Initiative (OSI) yang didirikan pada tahun 1998 oleh para pencetus gerakan sumber terbuka Eric Raymond dan...Baca selebihnya...
Linaro: Sosialisasikan Linux Untuk ARM
Linux sejak awal dan kebanyakan dibuat untuk mendukung arsitektur x86 Intel sehingga tak heran bila perangkat yang menggunakan prosesor arsitektur...Baca selebihnya...
Diaspora: Demi Privasi Melawan Facebook
Empat Geeks asal New York yang mendambakan sebuah jejaring sosial bebas dan aman membidani sebuah proyek open source "Diaspora". Momentum untuk...Baca selebihnya...
INAICTA 2010: "Membangun Kreativitas Digital untuk Kemakmuran Bangsa"
Seperti tahun sebelumnya, Indonesia Information and Communication Technology Award (INAICTA) 2010 kembali di luncurkan dan mendapat dukungan...Baca selebihnya...
Sepeda Sehat: The Copenhagen Wheel
Bersamaan dengan ajang acara KTT Iklim di Kopenhagen, pengembang Senseable City Laboratory dari Massachusetts Institute of Technology (MIT) pada...Baca selebihnya...
356.800 Desktop Hijau untuk Sekolahan di Brasilia
Perusahan spesialis virtualisasi desktop Userful asal Kanada mengungkapkan telah memenangkan proyek implementasi 356.800 Green Workstation untuk...Baca selebihnya...
Pencahayaan LCD Gunakan Matahari
LG mengumumkan berhasil mengembangkan LCD untuk notebooks komputer menggunakan cahaya matahari yang menggantikan lampu backlight saat penggunaan...Baca selebihnya...
RoBoat: Berlayar dengan Linux dan Matahari
RoBoat adalah sebuah Perahu Robot yang secara otonom tanpa awak mampu mencapai tujuan yang ditentukan dalam segala cuaca. Kendati tidak mudah,...Baca selebihnya...
Upaya Lobi Pojokkan Open Source
Organisasi pelobi IIPA (International Intellectual Property Alliance) asal USA, yang memantau dan berurusan dengan HaKI (Hak atas Kekayaan...Baca selebihnya...
Open Source Harmoniskan Hubungan Pemerintah dan Masyarakat
"Sebuah perkembangan baru dalam hal hubungan antara pemerintah dan warganya. Free Software (F/OSS) telah meremajakan hubungan sosial negeri ini.",...Baca selebihnya...
61 Ribu Guru Di Rusia Wajib Belajar Linux
Mengiringi proses migrasi F/OSS di sektor pendidikan di Rusia, kini 61 ribu pengajar dan 7.500 tutor diwajibkan belajar sistem operasi open source....Baca selebihnya...
350.000 Laptop Open Source Untuk Sekolah Dasar di Venezuela
Bersamaan dengan tahun pelajaran baru, anak sekolah dasar di Venezuela yang beruntung akan menemukan komputer mini laptop berisi software open source...Baca selebihnya...
Seminar: Kisah Sukses IGOS
Gerakan IGOS tiada surutnya, kini menggelar Seminar Nasional POSS dan IGOS Center 2009. Acara seminar yang akan menampilkan kisah sukses Open Source...Baca selebihnya...
AOSI Sayangkan Sikap IIPA Terhadap Open Source
Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) mengecam sikap organisasi pelobi International Intellectual Property Association (IIPA) yang meminta U.S. Trade...Baca selebihnya...
PR: Global Conference on Open Source (GCOS) 2009 Update
"Akan hadir puluhan praktisi Open Source dunia dalam ajang Global Conference on Open Source, 26 – 27 Oktober 2009 di Jakarta“Jakarta, 07 Oktober...Baca selebihnya...
PR: AOSI Siap Gelar GCOS-2009
Jakarta, 09 September 2009. Dengan dukungan dari Kementrian Ristek dan Depkominfo, Asosiasi Open Source Indonesia (AOSI) yang secara resmi berdiri...Baca selebihnya...
Lomba: Blog dan ODF Olympiad Indonesia 2009
Guna mendukung dan dalam rangka mensukseskan acara Global Conference on Open Source (GCOS) 2009 dan IGOS Summit 2009 yang rencananya akan berlangsung...Baca selebihnya...
Open Source: Pilihan Cerdik Penuhi Target Pemerintah Sampai 2011
Departemen Komunikasi dan Informatika yakin mampu memenuhi target penggunaan 'software legal' sampai dengan 31 Desember 2011 di semua jajaran...Baca selebihnya...
Lisensi: GPL vs. EULA
Mau atau tidak, soal lisensi merupakan salah satu faktor utama dalam kaitan dengan migrasi. Mempelajari dokumen lisensi yang umumnya dicetak dengan...Baca selebihnya...
Joomla! License Guidelines
This Web site is powered by Joomla! The software and default templates on which it runs are Copyright 2005-2007 Open Source Matters. All other...Baca selebihnya...
Awal dari sebuah Software Swatantra
Richard Stallman, pencetus GPL berpendapat bahwa merahasiakan 'source-code' adalah pelecehan terhadap keinginan para programer untuk melakukan...Baca selebihnya...
Home Open_Source Komunitas ODF-Alliance Kritik MS Office 2007
ODF-Alliance Kritik MS Office 2007 PDF Cetak
Sabtu, 23 Mei 2009 14:04
Dengan penerbitan Service Pack 2 bulan April lalu, Microsoft(R) menjanjikan interoperabitas Suit MS-Office 2007(TM) terhadap berkas format OpenDocument berdasarkan standar ISO. Seperti dilaporkan dan dipublikasikan [PDF], ODF Alliance telah menemukan banyak penyimpangan yang menyulitkan dan bahkan tidak memungkinkan interoperabilitas yang seharusnya dan sebagaimana diinginkan oleh banyak pihak.

Komplain yang dilontarkan ODF Alliance tersebut adalah, bahwa harapan pengguna atas penyebarluasan format OpenDocument yang di perjuangkannya ternyata dalam hal ini terbentur pada kenyataan bahwa MS Office dari mula tidak mampu membuka berkas ODF yang di sandi (menggunakan password). MS Office bahkan disebutkan tidak meminta password, namun langsung menjawab tidak bisa.




Sebelumnya spesialis ODF dari IBM Rob Weir dalam blog nya telah melakukan uji banding lebih rinci interoperabilitas spreadsheet terhadap ODF untuk sejumlah aplikasi office termasuk KSpread, Symphony, OOo dan MS Office dengan hasil yang tidak jauh berbeda.

Permasalahannya terletak pada formula spreadsheet yang dibuat OOo 3.1 tidak muncul di MS Office 2007. Hal ini, menurut sumber tersebut disebabkan oleh perbedaan implementasi ODF. Sementara OOo 3.1 mengacu pada standarisasi ODF 1.2, MS masih mengacu pada standar lama ODF 1.1 yang belum menentukan standar untuk penyimpanan formula.

Dari nada kritik terbuka yang disampaikan ODF Alliance memberikan kesan bahwa Redmond belum serius mendukung terjadinya interopeabitas berkas lintas aplikasi yang dimungkinkan menggunakan ODF.

Tentang ODF Alliance
    Menyadari bahwa dokumen lambat laun akan beralih dari format
kertas ke elektronika dan hal ini berpeluang menjadi masalah
dikemudian hari dalam hal menyediakan akses terhadap informasi
secara berkesinambungan, terutama di sektor publik.
Untuk menjamin agar institusi publik termasuk Akademisi, Bisnis
dan Government (ABG) dapat mengakses dan mengelola gudang data,
informasi dan dokumen yang dimilikinya sepanjang masa, maka
ODF Alliance berkewajiban untuk mempromosikan pendayagunaan
OpenDocument Format (ODF) sebagai sebuah solusi yang disepakati.
Aliansi ODF yang beranggotakan ABG dan bergerak secara global,
berperan untuk mengedukasi pembuat kebijakan "policymakers",
administrator TI dan masyarakat tentang keuntungan dan peluang
dari standarisasi format OpenDocument, seraya membantu untuk
meyakinkan agar informasi dan dokumen milik masyarakat
senantiasa dapat diakses dari semua sistem lintas platform dan
lintas aplikasi, tidak lagi bergantung kepada perubahan teknologi
di masa mendatang.