Artikel Terkini

Majalah InfoLINUX 2012 MEI

Majalah InfoLINUX 2012 MEI

InfoLINUX edisi bulan Mei 2012 membahas sistem virtualisasi XEN sebagai topik utamanya, sekaligus memandu pengguna dalam membangun banyak server virtualisasi pada satu server utama. Sebagai bonus bulan ini disisipkan CD... Read more

Home Software Perusahan RHEL 6: Standar Baru Sistem Operasi Masa Depan
RHEL 6: Standar Baru Sistem Operasi Masa Depan
Kamis, 23 Desember 2010 13:26

Bersama peluncuran generasi baru RHEL 6, Red Hat telah memamerkan hasil pengembangan selama tujuh tahun terakhir untuk produk utama berskala perusahan yang dirilis sekitar satu setengah bulan lampau. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya RHEL 6 membawa banyak pembaruan yang telah dimatangkan selama beberapa tahun terakhir.

Kriteria yang dijadikan acuan sebuah produk enterprise pada hakekatnya berbeda dibandingkan distribusi (komunitas) Linux pada umumnya. RHEL yang disesuaikan dengan kebutuhan komersial, memiliki ciri khas sebuah distro skala perusahan seperti jadwal rilis yang panjang, dukungan yang jauh lebih lama, disertai penerapan teknologi yang telah teruji dan stabil. Sementara jadwal rilis distro seperti Fedora, Ubuntu dan lainnya rata-rata dua kali setahun agar bisa menyajikan fitur berbasis teknologi terkini kepada pecinta dan pengembira Linux, Red Hat membutuhkan hampir 7 tahun untuk mengembangkan produk Red Hat Enterprise Linux 6 dan menyediakan lompatan dalam hal jumlah pembaruan.

Sebagai solusi virtualisasi, Red Hat sejak beberapa tahun terakhir mulai mengandalkan teknologi KVM (Kernel-based Virtual Machine) sebagai Hypervisor. Dengan strategi itu Red Hat bertahap meninggalkan teknologi yang berasal dari Xen yang tadinya ketika RHEL 5 diperkenalkan di bulan Maret 2007 masih merupakan teknologi pilihan untuk solusi virtualisasi. KVM mulai diperhitungkan sebagai Hypervisor sejak tahun 2009 tatkala Red Hat meluncurkan versi RHEL 5.4 dan sejatinya setelah perusahan Qumranet yang mengembangkan KVM diakuisisi oleh Red Hat. Berkaitan dengan tanggung jawab pemeliharaan dan dukungan terhadap RHEL seri 5, XEN tetap mendapatkan dukungan dari Red Hat, paling tidak sampai dengan tahun 2014.

Berbeda dengan XEN, KVM tidak mendukung paravirtualisasi dan dengan demikian fungsi KVM sangat bergantung pada arsitektur apakah CPU yang digunakan itu telah mendukung virtualisasi atau tidak. Hal itu ternyata tidak menjadi kendala, karena CPU yang mendukung KVM pada saat ini tidak sulit ditemukan dan telah umum terpasang di aneka desktop dan notebook biasa.

Ditilik dari sisi kekayaan atas fitur, disebutkan bahwa belakangan ini KVM telah menyusul kemampuan XEN dan bahkan memiliki sejumlah fitur yang belum ditemukan di XEN. Kinerja dari sistem-sistem tamu di RHEL 6 yang divirtualisasikan menggunakan KVM, diklaim nyaris sama dengan andaikan sistem itu dijalankan langsung (native) diatas hardware yang sama tanpa virtualisasi. RHEL 6 juga menyediakan perkakas untuk mengkonversi sistem tamu XEN yang telah terpasang di RHEL 5 untuk dijadikan sistem tamu KVM untuk dijalankan di RHEL 6.

Fitur baru RHEL 6 lainnya adalah Kernel Samepage Merging (KSM). Dengan adanya KSM dimungkinkan penggunaan memori lebih efisien yaitu dengan menggabungkan halaman-halaman memori yang isinya identis menjadi satu. Hal seperti itu bisa terjadi misalnya dalam kasus beberapa sistem tamu KVM yang menggunakan Sistem Operasi sama atau ketika masing-masing menjalankan aplikasi yang sama. Guna mendongkrak "throughput" atau meningkatan kemampuan pertukaran data via jaringan, digunakan teknik-teknik seperti macvtap yang meningkatkan pertukaran data antar sistem tamu, kemudian vhost-net yang membantu efisiensi sistem tamu saat mengakses perangkat jaringan, dan SR-IOV (Single Root I/O Virtualization and Sharing Specification) yang dikaitkan dengan hardware yang mendukung bisa membuat virtualisasi memiliki kinerja nyaris sama dengan "native".

RHEL 6 juga menyediakan driver untuk meningkatkan akselerasi operasional dari sistem-sistem tamu menggunakan KVM, VMware dan XEN. Kernel Linux yang dikemas RHEL-6 menggunakan Linux versi 2.6.32 sebagai basis. Seperti biasanya Red Hat menambahkan komponen di kernel dengan sejumlah fungsi dan driver baru dan menyebutkannya sebagai Kernel Hybrid yang mengabungkan Linux 2.6.32 dan fitur pilihan versi sesudahnya.

Dibandingkan dengan Kernel Linux 2.6.18 bawaan RHEL 5, maka jelas RHEL 6 bisa memamerkan segudang pembaruan. Diantara fitur baru yang ditonjolkan Red Hat adalah fitur-fitur seperti Completely Fair Scheduler (CFS) yang sejak versi Linux 2.6.23 merupakan bagian dari kernel Linux. Kemudian "tickless" Kernel dimana fungsi Timer-Interrupt tidak lagi perlu dipancarkan secara berkala ratusan atau ribuan kali per detik bila sistem dalam status menunggu. Trik terakhir diklaim tidaklah sekedar memangkas penggunaan enerji, namun juga membebaskan beban dasar sehingga kinerja dari sistem yang divirtualisasikan di RHEL 6 bisa ngacir lebih cepat.

Secara keseluruhan Kernel bawaan RHEL 6 menjanjikan skalabilitas lebih baik yang menghasilkan peningkatan kinerja lebih baik terutama untuk sistem yang menggunakan banyak prosesor dengan jenis Multi-Core-CPU dan pada sistem-sistem skala besar. Secara teoretis sebuah sistem x86_64-Bit yang menggunakan RHEL 6 mampu mendukung sampai dengan 4096 Core dan 64 TByte memori (RAM), namun kenyataannya yang pernah dicoba sampai saat ini adalah sistem maksimal dengan CPU sampai dengan 128 core dan memori sebesar 2 TByte. Sebagai pembanding, batasan di RHEL 5 adalah 64 core dan 1 TByte RAM. Batasan yang juga telah ditingkatkan adalah virtualisasi KVM, dimana setiap sistem tamu kini mampu menangani sampai dengan 64 core dan bebas menentukan ukuran RAM.

<< Start < Sebelumnya 1 2 3 4 Berikutnya > End >>
(JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL)
 

Langganan

Mandriva 2011 "Hydrogen" Telah Rilis

Mandriva 2011

Distributor Linux Mandriva telah merilis versi Mandriva 2011. Desktop Mandriva 2011 disamping fokus mengoptimalkan KDE, juga telah menerapkan jadwal siklus rilis baru yang berbeda dengan distro lain pada umumnya, termasuk menyediakan edisi dengan dukungan jangka panjang (LTS). Read more

Peningkatan Di Fedora 15 "Lovelock"

Peningkatan Di Fedora 15

Rilis Fedora Linux ke 15 yang namanya diambil dari nama kota Lovelock di wilayah Nevada, USA telah tersedia sejak satu bulan yang lalu. Distribusi ini mengemas fitur Gnome 3 sebagai desktop dan Systemd sebagai alternatif untuk Sysvinit dan Upstart,... Read more

Natty Narwhal: Pembaruan Di Ubuntu 11.04

Natty Narwhal: Pembaruan Di Ubuntu 11.04

Sejak kehadiran Natty Narwhal akhir April 2011, banyak yang telah mencoba atau menggunakan seterusnya. Distribusi Linux moderen yang menggunakan Gnome sebagai desktop seperti IGN2011 misalnya, saat ini telah melakukan transisi dan beralih menawarkan Gnome 3 berikut fitur Gnome-Shell. Ubuntu... Read more

RHEL 6: Standar Baru Sistem Operasi Masa Depan

RHEL 6: Standar Baru Sistem Operasi Masa Depan

Bersama peluncuran generasi baru RHEL 6, Red Hat telah memamerkan hasil pengembangan selama tujuh tahun terakhir untuk produk utama berskala perusahan yang dirilis sekitar satu setengah bulan lampau. Dibandingkan dengan generasi sebelumnya RHEL 6 membawa banyak pembaruan yang telah... Read more